Delegasi Pelatihan Perkoperasian Bagi Mahasiswa (Batch 2)

Koperasi Mahasiswa UIN JKT

Delegasi Pelatihan Perkoperasian Bagi Mahasiswa (Batch 2)

Gambar 1. Live Report Pelatihan Perkoperasian bagi Mahasiswa

Pada 15-17 Oktober 2020 Kopma UIN Jakarta mengirimkan 2 delegasi dari pengurus yaitu Wakil Ketua Umum 2020 (Ayu Fitriani) dan Kepala Bidang Admum 2020 (Nabila Nur Safitri) untuk mengikuti Pelatihan Perkoperasian Bagi Mahasiswa (batch 2) yang bertemakan “KUMKM Eksis dan Mampu Beradaptasi Pada Masa Pandemic dan new normal Covid 19”. Acara pelatihan ini di selenggarakan oleh Asisten Deputi Peningkatan Kualitas SDM Perkoperasian dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui KOPINDO dan AKM Jabodetabek, acara ini dilaksanakan di Lemo Hotel Tangerang, Banten. Pelatihan ini diikuti perwakilan kopma-kopma yang ada di Jabodetabek.

Pelatihan ini berisikan materi-materi yang disampaikan oleh pemateri yang bagus dan berkompeten, serta expert pada bidangnya. Selain itu, pada pelatihan ini bukan hanya berisi materi saja melainkan terdapat diskusi, dan pengajuan ide-ide bisnis dari para peserta mahasiswa. Adapun materi-materi yang disampaikan pada pelatihan yaitu :

  1. Dasar-dasar hukum bisnis
  2. Kelembagaan koperasi mendukung transformasi koperasi mahasiswa menghadapi revolusi industri 4.0
  3. Manajemen operasional (SDM Koperasi dan tantangan “The Future Of Work”)
  4. Coop-Koperasi bangun dunia lebih baik
  5. Market Validation
  6. Growth and Valuation

Tujuan dari pelatihan ini menurut Ketua KOPINDO Pendi Yusuf yaitu agar para pelaku koperasi khususnya mahasiswa bisa memberikan ide-ide baru untuk menjadikan koperasi dan wirakoperasi menjadi lebih baik lagi. Yang kemudian dampaknya dapat dirasakan oleh kita maupun masyarakat. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan bisa menjadikan para peserta sebagai estafet koperasi yang baik dimasa depan. Bukan hanya itu, Pelatihan ini juga dikatakan sebagai respon dari perkembangan digital. Dimana koperasi juga di tuntut untuk bisa survive terlebih pada masa pandemi ini. seperti yang di katakan oleh Pengurus LSP21 Heira Herdiyanti bahwa digital memiliki beberapa fase, dan masa pandemic ini digital berada pada fase distruption, yang mana kita semua dipaksa untuk berdigitalisasi agar tetap bisa hidup dan berkembang.

Berdasarkan sudut peserta, pelatihan ini bisa menjadi problem solving untuk kita khususnya untuk perkembangan kopma. Karena seperti yang kita tahun pada masa pandemi ini koperasi khususnya kopma sedang mengalami kesulitan ucap perwakilan kopma FIB UI. Selain itu perwakilan dari kopma yang ada di Kalimantan juga menyampaikan kesannya melalui zoom, dimana dia berkata bahwa pelatihan ini bisa menjadi transformasi mindset kita. Setelah itu diikuti pula pesan oleh salah satu pemateri pada pelatihan ini yaitu Bapak Firdaus Putra yang berpesan bahwasanya untuk bisa tetap beradaptasi pada kondisi seperti ini kita harus memiliki tiga karakteristik yaitu Thinking ahead, Thingking across, dan Thinking again.

Kemudian, setelah semua rangkaian acara dilaksanakan. Pada tanggal 17 Oktober 2020, acara di tutup oleh Asisten deputi peningkatan kualitas SDM perkoperasian yaitu Ibu Dwi Anggraini dengan awalan beberapa kata. Beliau berkata “ Saya mendengar banyak kopma-kopma terdampak bisnisnya karena covid 19, atau bahkan ada yang bisnisnya tidak jalan sama sekali. Maka dari itu, kita adakan pelatihan ini sebagai solusi untuk adik-adik  agar dapat menghadapinya. Dimana salah satu cara menghadapinya yaitu dengan cara memodernisasi koperasi” . Setelah itu, acara pelatihan resmi di tutup.

Dokumentasi Kegiatan:

Gambar 2. Dokumentasi Kegiatan Peserta Pelatihan
Gambar 3. Dokumentasi Kegiatan Peserta Pelatihan

*

Penulis: Nabila Nur Safitri (Kepala Bidang Administrasi Umum 2020)

Editor: Mutiariska Dyah Paramita (Kepada Divisi Humas 2020)